Kamis, 17 Januari 2013

PLANT

Function of plants  :

  • Primary source of food for people and animals
  • Produce oxygen
  • Help to keep us cool
  • Renew the air
  • Provide a home for wildlife
  • Beauty surroundings
  • Perfume the air
  • Furnish buildinh materials and fuel
Part of a plant  :
  • Roots
  • Shoots
ROOTS
  • Not comprised of several organs like the shoot
  • Made from many routs which spread out from under to shoot
Function :
  • Holds the plant in the ground
  • Prevents from being blown away or blown over in a strong wind
  • Takes up water and mineral from the soil to help the plant make food and grow
3 Kind of Root System
  • Tap Root System {example : carrots, potatoes, radish, parsley}
  • Fibrous Root System {example : grass, lemon grass, clover, bamboo, ferns, coconut palm}
  • Adventitious Roots {example : corn, orchid, coconut, mangrove tree}
Tap Root System
  • has a thick central root
  • grows deep into the soil
  • has small lateral routs growing from it
Example : carrots, potatoes, radish, parsley

Tap Root Shapes
  1. Conical shape, example : carrot 














carrot is an example of conical tap root shape.

   2.   Fusifrom shape, example : radish
















radish is an example of fusiform tap root shape.

3.    Napiform shape, example : potato















Potato is an example of napiform tap root shape.


SHOOT
  • Grows above the ground
  • Comprises several organs
  • Stem and its branches
  • Major plants of the shoot ; ferminal bud, lateral bud, internode, node
  1. Terminal bud - tip of the shoot
  2. Lateral bud - sides of the shoot
  3. Node : region where the leaf and bud is found
  4. Internode : gap between two nodes
LEAVES
  • The food factory of the plant
  • Produce the food used by the plant or stored for later use

Function  :
  • helps to draw water through the plant from the roots
  • makes food using the process of photosynthesis
Photosynthesis : process of converting light energy to chemical energy / process by which green plants make use of carbon dioxide and water to manufacture food in the presence of sunlight and chlorophyll.

STEM

Function  : 

  • transport water and mineral from roots to the leaf
  • movement of water and mineral from the roots upward and movement of manufactured food 
  • used for food storage & reproduction of plants involving cuttings
  • green stems manufacture food just as leaves do
FLOWERS
  • Contains the reproductive parts of the plant
  • Differ in shape, size and color



Selasa, 28 Agustus 2012

sistem peredaran darah manusia : macam peredaran darah


Sistem Peredaran Darah Manusia

Macam Peredaran Darah

Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup karena darah yang dialirkan dari dan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah dan darah mengalir melewati jantung sebanyak dua kali sehingga disebut sebagai peredaran darah ganda  yang terdiri dari :

1.      Peredaran darah panjang/besar/sistemik
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.

2.      Peredaran darah pendek/kecil/pulmonal
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.
Proses peredaran darah dipengaruhi juga oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan kerja otot yang terdapat pada jantung dan pembuluh darah.

Pada kapiler terdapat spingter prakapiler mengatur aliran darah ke kapiler :
  1. Bila spingter prakapiler berelaksasi maka kapiler-kapiler yang bercabang dari pembuluh darah utama membuka dan darah mengalir ke kapiler.
  2. Bila spingter prakapiler berkontraksi, kapiler akan tertutup dan aliran darah yang melalui kapiler tersebut akan berkurang.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinlsUPTQVNBilSmXX0Ap5r9Lgjss2VpXvH7XMG5TIj5YiwwSkMORxOJ3PS96uhrMTS-g1iWA058Pmz7krgjeCuiky6v0PIgtuM95qSrClMXS1O23rGNviqM6RFCo1CpvZ8i51yfciHcF0/s320/peredaran-darah.jpg

Pada vena bila otot berkontraksi maka vena akan terperas dan kelepak yang terdapat pada jaringan akan bertindak sebagai katup satu arah yang menjaga agar darah mengalir hanya menuju ke jantung.


Macam Macam Hukum

Hukum itu dapat dibedakan / digolongkan / dibagi menurut bentuk, sifat, sumber, tempat berlaku, isi dan cara mempertahankannya.

Menurut bentuknya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Tertulis, adalah hukum yang dituliskan atau dicantumkan dalam perundang-undangan. COntoh : hukum pidana dituliskan pada KUHPidana, hukum perdata dicantumkan pada KUHPerdata.

2. Hukum Tidak Tertulis, adalah hukum yang tidak dituliskan atau tidak dicantumkan dalam perundang-undangan. Contoh : hukum adat tidak dituliskan atau tidak dicantumkan pada perundang-undangan tetapi dipatuhi oleh daerah tertentu.

Hukum tertulis sendiri masih dibagi menjadi dua, yakni hukum tertulis yang dikodifikasikan dan yang tidak dikodifikasikan. Dikodifikasikan artinya hukum tersebut dibukukan dalam lembaran negara dan diundangkan atau diumumkan. Indonesia menganut hukum tertulis yang dikodifikasi. Kelebihannya adalah adanya kepastian hukum dan penyederhanaan hukum serta kesatuan hukum. Kekurangannya adalah hukum tersebut bila dikonotasikan bergeraknya lambat atau tidak dapat mengikuti hal-hal yang terus bergerak maju.


Menurut 
sifatnya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum yang mengatur, yakni hukum yang dapat diabaikan bila pihak-pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri.
2. Hukum yang memaksa, yakni hukum yang dalam keadaan apapun memiliki paksaan yang tegas.


Menurut 
sumbernya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Undang-Undang, yakni hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan.
2. Hukum Kebiasaan (adat), yakni hukum yang ada di dalam peraturan-peraturan adat.
3. Hukum Jurisprudensi, yakni hukum yang terbentuk karena keputusan hakim di masa yang lampau dalam perkara yang sama.
4. Hukum Traktat, yakni hukum yang terbentuk karena adanya perjanjian antara negara yang terlibat di dalamnya.


Menurut tempat berlakunyanya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Nasional adalah hukum yang berlaku dalam suatu negara.
2. HUkum Internasional adalah hukum yang mengatur hubungan antar negara.
3. Hukum Asing adalah hukum yang berlaku di negara asing.


Menurut isinya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Privat (Hukum Sipil), adalah hukum yang mengatur hubungan antara perseorangan dan orang yang lain. Dapat dikatakan hukum yang mengatur hubungan antara warganegara dengan warganegara. Contoh : Hukum Perdata dan Hukum Dagang. Tetap dalam arti sempit hukum sipil disebut juga hukum perdata.
2. Hukum Negara (Hukum Publik) dibedakan menjadi hukum pidana, tata negara dan administrasi negara.
a. Hukum Pidana adalah hukum yang mengatur hubungan antara warganegara dengan negara
b. Hukum Tata Negara adalah hukum yang mengatur hubungan antara warganegara dengan alat perlengkapan negara.
c. Hukum Administrasi Negara adalah hukum yang mengatur hubungan antar alat perlengkapan negara, hubungan pemerintah pusat dengan daerah.


Menurut cara mempertahankannya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Materiil, yaitu hukum yang mengatur kepentingan-kepentingan dan hubungan-hubungan yang berwujud perintah dan larangan. Contoh Hukum Pidana, Hukum Perdata. Yang dimaksudkan adalah Hukum Pidana Materiil dan Hukum Perdata Materiil.
2. Hukum Formil, yaitu hukum yang mengatur cara-cara mempertahankan dan melaksanakan hukum materiil. Contoh Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata.

(sumber : http://belajarhukumindonesia.blogspot.com/2010/02/macam-macam-hukum.html )